PKT Akui Tanggung Jawab Membesar Bantu Korban Musibah di Loktuan, Balikpapan, hingga Bengkulu

BONTANG-PT Pupuk Kaltim (PKT) mengaku memiliki tanggung jawab yang kian membasar. Perusahaan yang beroperasi di Bontang ini tak hanya dituntut peduli masyarakat sekitarnya, khususnya di Kalimantan, tapi juga masyarakat di daerah pemasaran yang meliputi Sulawesi, Maluku, Papua, Jawa Timur, dan Jawa Tengah, serta lainnya. “Saat ini PKT juga diminta membantu masyarakat di daerah pemasaran di Indonesia,” jelas Direktur SDM dan Umum Jusri Minansyah saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di RT 38 dan 39 Dusun Tursina, Pos 7 Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, musibah kebakaran terjadi Juni lalu di Loktuan, tepatnya di RT 38 dan 39 Dusun Tursina, Pos 7 Kelurahan Loktuan, Bontang Utara. Sebagian warga ternyata hingga sekarang belum mampu membangun kembali rumahnya.

Melihat kondisi semacam itu, manajemen dan karyawan PKT tergerak memberikan bantuan berupa batalo, kayu ulin, semen, pasir, seng, dan kusen bangunan dengan nilai total sebesar Rp 165 juta, masing-masing Rp 150 juta dari PKT dan Rp 15 juta dari bantuan karyawan PKT yang dikumpulkan melalui Korps Karyawan Pupuk Kaltim (KKPKT). “Bantuan ini untuk membangun kembali 15 rumah yang hangus akibat musibah kebakaran,” urai Jusri.

Dikatakan, saat terjadi musibah kebakaran Loktuan, waktu itu PKT telah memberikan bantuan berupa ratusan nasi kotak selama beberapa hari. Sementara Baitul Maal Baiturrahman PKT, jauh sebelumnya juga telah membantu Rp 10 juta untuk janda yang juga korban kebakaran Loktuan.

Menurut rencana, dalam waktu dekat, bantuan untuk musibah tanah longsor di Balikpapan akan diserahkan. Sebelumnya PKT ikut memberikan perhatian pada musibah tsunami di Aceh, serta gempa bumi Jogja dan Klaten. PKT juga membantu masyarakat yang terkena musibah banjir di salah satu daerah di Sulawesi Selatan. Beberapa bulan yang lalu, PKT juga menunjukkan kepeduliannya, saat Kutai Kartanegara dan Kutai Barat terkena musibah banjir.

“Jangan dilihat dari sisi besarnya bantuan, namun kepedulian kami memang tak bisa diukur dengan uang,” kata Ketua Umum KKPKT, Ezrinal Azis.

Kepala Biro Humas PKT Tedy Nawardin menambahkan, minggu lalu PKT telah memberikan bantuan kemanusiaan pada musibah gempa Padang Sumatra Barat dan Bengkulu. Bantuan dalam bentuk paket sembako sebanyak 1.000 paket diserahkan langsung di lokasi gempa.

Di daerah gempa Bengkulu, yang dibantu adalah Desa Durian Daun, Desa Dusun Raja, dan Desa Pal 30, ketiganya berada di wilayah Kecamatan Lais. “Bantuan yang sama juga diserahkan di lokasi gempa di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, yakni di Kecamatan Lunang Silaut, Tapan, Linggo Saribaganti, dan Sutera. Secara keseluruhan, bantuan untuk kedua provinsi tersebut sebesar Rp 200 juta,” katanya.(ya)


About this entry