Wajib Serahkan Deposito

Syarat Calon Perseorangan dalam Pilkada
JAKARTA – Badan Legislasi (Baleg) DPR telah menyepakati angka persentase dukungan awal yang harus dikumpulkan calon perseorangan agar bisa maju dalam pilkada. Model yang dipakai ternyata proporsional, bergantung pada jumlah penduduk daerah bersangkutan.

Ada tujuh level pembagian rentang jumlah penduduk yang digunakan Baleg. Untuk daerah berpenduduk kurang dari 1 juta, misalnya, nilai persentase dukungan mencapai 15 persen. Sedangkan daerah yang penduduknya di atas 12 juta, calon perseorangan hanya perlu menggalang tiga persen dukungan awal. Salah satu daerah yang berpenduduk di atas 12 juta adalah Jawa Timur. Agustus 2008, provinsi berpenduduk 36 juta jiwa itu akan melaksanakan pemilihan gubernur (pilgub). Dengan demikian, calon independen yang akan maju cukup mengumpulkan dukungan sekitar 1.080.000 suara.

“Rumusan itu kami anggap sebagai titik temu dari perbedaan tawaran angka persentase yang diajukan masing-masing fraksi,” kata anggota Baleg Saifullah Ma’shum.

Dia meyakinkan, penentuan jumlah dukungan dengan model proporsional itu sudah cukup fair. “Bayangkan daerah-daerah yang berpenduduk besar, seperti Jatim atau Jateng. Kalau juga harus sampai 15 persen, kan berat sekali,” ujar legislator dari Fraksi Kebangkitan Bangsa itu.

Mengenai tujuh level pembagian rentang jumlah penduduk yang digunakan Baleg, Ma’shum menyampaikan, itu mengacu kepada model pembagian alokasi kursi anggota DPRD yang diatur pasal 49 UU No 12/2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD. Dalam konteks UU tersebut, tujuh kategori rasio jumlah penduduk menjadi penentu berapa jumlah kursi DPRD di setiap daerah.(pri)


About this entry