PKB Peringatkan Menakertrans

JAKARTA – Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno disentil Sekjen DPP PKB Zannuba Arifah Chafsoh. Menteri dari PKB itu diminta serius memberikan perlindungan kepada para TKI.

Pernyataan tersebut dilontarkan Yenny -sapaan Zannuba Arifah Chasof- bersamaan dengan kepulangan dua jenazah TKI Susmiyati (Pati, Jateng) dan Siti Tarwiyah (Ngawi, Jatim) kemarin. “TKI memiliki kontribusi besar kepada bangsa Indonesia. Wajar kalau mereka mendapat perlindungan hukum dari negara,” kata Yenny.

Mantan staf khusus presiden bidang komunikasi politik itu juga menyatakan belasungkawa atas meninggalnya Susmiyati dan Siti Tarwiyah yang mengalami penganiayaan di Arab Saudi. “Kejadian tersebut bukan yang pertama. Ini sudah menjadi fenomena yang menunjukkan ketidakmampuan pemerintah melindungi warganya,” lanjutnya.

PKB mendesak pemerintah, khususnya Depnakertrans, mengusahakan pemenuhan hak-hak Siti Tarwiyah dan Susmiyati, yakni berupa gaji dan asuransi. “Juga tolong difasilitasi hak TKI yang masih ditahan, yakni Rumini dan Tari. Ini demi mempertahankan harga diri bangsa,” ujar Yenny.

Erman diminta melakukan perubahan struktural dalam pelayanan TKI. Sebab, kasus kekerasan TKI hampir terjadi setiap minggu. PKB khawatir sering terjadinya kasus kekerasan membuat pemerintah imun dan menganggap peristiwa tersebut sebagai hal biasa.

Menurut Yenny, sebagian besar TKI merupakan warga nahdliyin. Karena itu, Yenny meminta para TKI mendaftar secara legal sehingga hak-haknya bisa dilindungi. PKB juga siap memfasilitasi para TKI yang menerima perlakuan sewenang-wenang atau kekerasan. “Kalau mengalami perlakuan semena-mena, segera sampaikan ke teman atau keluarga. Kami siap membantu,” katanya. (tom)


About this entry