Dewan ”Loloskan” Theofilus

Calon Anggota KPU yang Pernah Jadi Caleg
JAKARTA – Komisi II DPR memutuskan tetap melakukan fit and proper test terhadap 21 calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU). Keputusan tersebut diambil dalam rapat tertutup yang berlangsung alot.

Dengan demikian, calon yang diduga melanggar UU Penyelenggaraan Pemilu karena pernah menjadi caleg Partai Demokrat pada Pemilu 2004, Theofilus Waimuri, tetap diperbolehkan mengikuti uji kelayakan.

Dalam rapat yang berlangsung tiga jam itu, terungkap berbagai data mengenai Theofilus yang saling bertentangan antara satu dan lainnya. Misalnya, komisi II menemukan surat pernyataan bahwa mantan duta besar Namibia itu tidak menjadi anggota partai politik selama lima tahun. Panitia seleksi anggota KPU meloloskan nama Theofilus berdasar surat yang dikeluarkan DPD I Partai Golkar DKI Jakarta.

Surat pernyataan tersebut ditandatangani Sekretaris DPD I DKI Jakarta Inggar Joshua tertanggal 26 Juli 2007. “Ini kan lucu. Benar saja dia (Theofilus, Red) lolos administratif, wong surat keterangannya dari Partai Golkar. Benar dia bukan anggota Partai Golkar, tapi caleg Partai Demokrat,” ujar anggota Komisi II Chozin Chumaidy.

Data tersebut bertentangan dengan data mengenai pencalegan Theo pada Pemilu 2004. Dia terbukti menjadi caleg Partai Demokrat dari daerah pemilihan Papua dengan nomor urut lima. Dokumen pencalegan telah dibenarkan DPP Partai Demokrat melalui surat yang ditandatangani pengurus DPP bernama Santoso. “Karena ada dokumen yang bertentangan, kami perlu klarifikasi dari yang bersangkutan,” terang E.E. Mangindaan, ketua komisi II dari Fraksi Partai Demokrat.(cak)


About this entry