Bisa Pesan Lagu, Juga Dapat Door Prize

Beragam cara dilakukan untuk menunggu waktu berbuka puasa atau lebih dikenal dengan istilah ngabuburit. Seperti yang dilakukan personel Praja Band Bontang. Setiap Minggu sore, band yang biasanya tampil di setiap acara Pemkot Bontang itu, memilih ngabuburit sambil menghibur warga di jalan-jalan yang ramai dikunjungi masyarakat. MENGHIBUR dan berbagi dengan sesama, menjadi pilihan Praja Band dalam menjalani ibadah bulan puasa. Sudah tiga hari Minggu berturut-turut, band yang digawangi Deden (drum), Firman (gitar), Budi Damar (bass), Boye (keyboard) Santo dan Icha (vocalist), melakukan ngabuburit di Bontang Kuala dan Tanjung Laut, depan Masjid Agung Al Hijrah.

Mereka menyuguhkan lagu-lagu Islami kolanorasi beberapa lagu pop, Praja Band memberikan nuansa lain menjelang ifthar (buka puasa). ”Ngabuburit di bulan suci Ramadan, baru pertama kali ini kami lakukan sejak Praja Band terbentuk. Kami ingin memberikan sesuatu yang berarti dan bisa dinikmati masyarakat umum. Kami sengaja memilih lokasi yang biasanya ramai dikunjungi warga. Acara ini sudah kami rencanakan sebelum puasa dan alhamdulillah bisa terlaksana,” tutur Icha.

Dalam acara ngabuburit Praja Band, penonton tidak hanya bisa menikmati lagu-lagu yang telah disiapkan, tapi juga bisa request atau pesan lagu kesukaannya. ”Penonton bisa request lagu. Umumnya sih mereka request lagu-lagu yang bernuansa Islami. Tapi ada juga yang request lagu-lagu umum yang sudah akrab di telinga. Kebanyakan permintaannya lagu-lagu aliran pop,” kata Icha.

Menariknya, selain menghibur dan memanjakan penonton dengan memberikan kesempatan untuk request lagu yang ingin dibawakan Praja Band, penonton juga mempunyai kesempatan untuk mendapatkan bingkisan menarik dari Praja Band.

”Ada doorprize juga. Sengaja kami siapkan bingkisan untuk berbagi dengan sesama. Setiap tampil kami bagi-bagi bingkisan. Isinya? Rahasia lah. Pokoknya bisa dimanfaatkan. Kami juga berharap jangan dilihat dari nilainya, tapi ketulusan kami untuk berbagi dengan sesama,” tutur Icha lagi sembari menambahkan saat waktu berbuka puasa tiba, personel Praja Band langsung berbuka puasa di lokasi ngabuburit.

”Jadi bisa menghibur, berbagi dengan sesama sekaligus makin mempererat tali silaturahmi dengan keluarga besar Praja Band. Soalnya meski satu grup band, tapi kesempatan untuk bisa berkumpul dengan seluruh keluarga personel Praja jarang bisa kami lakukan,” imbuhnya.

Hal lain yang juga sangat menggembirakan dalam acara ngabuburit ini adalah kolaborasi Band Praja dengan Percusi Masjid Al Hijrah, Minggu (30/9) lalu. Di acara ngabuburit terakhir di depan masjid itu, mereka berkolaborasi dengan gurp Perkusi Al Hijrah. Ada beberapa lagu yang dibawakan dengan apik.

”Salah satunya adalah gerebek sahur hasil karya grup Perkusi Al Hijrah. Ini kolaborasi kami yang pertama kali. Penonton juga sangat antusias menyaksikan kolaborasi kami,” timpal Budi Damar.(hms3)


About this entry